Logo Jagobahasa

Home » blog

Simple Future Tense: Pengertian, Contoh, dan Rumus Kalimat

Simple future tense membantu kamu berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris dengan lebih percaya diri, terutama ketika membicarakan rencana, prediksi, dan kegiatan yang akan datang. Dengan memahami konsep penggunaannya kamu dan lawan bicara bisa lebih mudah menyampaikan informasi secara jelas.

Pengertian Simple Future Tense

Simple future tense adalah bentuk waktu dalam bahasa Inggris yang familiar digunakan untuk menyatakan kejadian atau peristiwa yang akan terjadi di masa depan. Kamu bisa menggunakannya buat memberikan gambaran tentang tindakan atau situasi yang akan dilakukan atau terjadi setelah waktu pembicaraan.

Penggunaan yang biasa ditemui saat menggunakan struktur kalimat ini seperti janji, rencana, keinginan, atau prediksi mengenai masa depan. Kamu jadi lebih mudah berekspresi menggunakan kata-kata pilihan sesuai konteks yang tepat.

Secara umum kategori bentuk simple future tense dibagi menjadi tiga jenis, yaitu bentuk positif dengan menambahkan kata “will” sebelum bentuk dasar kata kerja, bentuk negatif dengan kata kerja bantu “will not” sebelum bentuk dasar kata kerja, dan bentuk tanya dengan kata kerja bantu “will” sebelum subjek.

Simple future tense membuat komunikasi lebih jelas dengan memberikan kejelasan dan ketegasan dalam menyampaikan ide atau informasi mengenai tindakan atau keadaan yang akan terjadi di waktu yang akan datang. Kamu terbantu mengutarakan niat, rencana, sampai prediksi mengenai masa depan dengan lebih komunikatif menggunakan simple future tense.

Rumus Simple Future Tense

Buat membantu kamu mengutarakan maksud secara lebih jelas, penggunaan simple future tense perlu diikuti susunan kata yang tepat. Kamu bisa mempelajari rumus-rumus sesuai konteks percakapan, mulai dari bentuk positif, negatif, dan kalimat tanya, yaitu:

1. Positive Form

Subject + will + base form of the verb

Positive form atau kata kerja bentuk positif merupakan bentuk dasar dari kata kerja tanpa tambahan apapun. Tidak ada akhiran seperti “-s”, “-ed” atau “ing”. Rumus yang digunakan adalah sebagai berikut:

2. Negative Form

Subject + will not/won’t + base form of the verb

Negative form atau kata kerja bentuk negatif yang menggunakan kata bantu “will not” atau biasa disingkat dengan “won’t”. Rumus yang bisa kamu gunakan adalah sebagai berikut:

3. Interrogative Form

Interrogative form atau kata kerja dalam bentuk tanya pada umumnya tidak mengalami perubahan bentuk dari bentuk dasarnya (base form). Pada kalimat tanya, kata kerja ditempatkan setelah kata bantu “will” atau “be” dan sebelum subjek. Rumus yang bisa digunakan adalah sebagai berikut:

Will + subject + base form of the verb?

Perlu diingat bahwa penggunaan kata “will” bisa dipakai buat semua subjek, seperti i, you, we, they, he, she, dan it. Sementara penggunaan “will not” atau biasa disingkat menjadi “won’t” berfungsi menciptakan bentuk kalimat negatif yang lebih ringkas.

Selain “will” kamu juga bisa menggunakan “shall” sebagai kata kerja bantu. Namun, bedanya penggunaan “shall” lebih sering digunakan dalam kontek percakapan formal tidak seperti “will” yang bisa digunakan dalam banyak konteks percakapan.

Khusus penggunaan orang ketiga tunggal (he, she, dan it) kamu bisa menambahkan “-s” atau “es” pada verb. Ini berlaku dalam kalimat dengan kata kerja positif, negatif, sampai kalimat tanya.

Contoh Kalimat Simple Future Tense

Simple future tense bisa digunakan dalam beberapa konteks situasi yang akan terlaksana, seperti kegiatan rutin atau kebiasaan, keadaan umum, fakta ilmiah atau matematis, jadwal acara prediksi mengenai sesuatu. Berikut berbagai macam contoh yang bisa kamu pahami:

1. Positive Form

  • I will travel to Paris next month (aku akan pergi ke Paris bulan depan).
  • They will start a new project in March (mereka akan memulai proyek baru pada bulan Januari).
  • The company will launch a new product in the market (perusahaan akan meluncurkan produk baru di pasar).
  • I will call you as soon as I arrive (aku akan menelponmu segera setelah aku tiba).
  • She will buy a new car next week (dia akan membeli mobil baru minggu depan).
  • The concert will take place in the auditorium (konser akan berlangsung di auditorium).
  • He will teach a photography class next week (dia akan mengajar kelas fotografi minggu depan).
  • The store will open at 10 AM (toko akan dibuka pada pukul 10 pagi).
  • We will visit our grandparents during the summer vacation (kami akan mengunjungi kakek nenek kamu selama liburan musim panas).
  • She will cook her famous lasagna for the dinner party (dia akan memasak lasagna terkenalnya buat pesta makan malam).

2. Negative Form

  • I will not attend the party tomorrow (aku tidak akan menghadiri pesta besok).
  • He will not forget your birthday (dia tidak akan lupa ulang tahunmu).
  • They won’t buy a new car this year (mereka tidak akan membeli mobil baru tahun ini).
  • We won’t have a meeting on Wednesday (kami tidak akan mengadakan pertemuan pada hari rabu).
  • I will not lend him my car on Sunday (aku tidak akan meminjamkan mobil pada dia di hari minggu).
  • She won’t call you this night (dia tidak akan menelponmu malam ini).
  • He won’t help you with the project (dia tidak akan membantumu dengan proyek tersebut).
  • The train will not depart until 2 PM (kereta tidak akan berangkat sampai pukul 2 siang).
  • The shop will not open tomorrow (toko tidak akan buka besok).
  • The concert won’t be canceled due to rain (konser tidak akan dibatalkan karena hujan).

3. Interrogative Form

  • Will you join us for lunch tomorrow? (Akankah kamu bergabung dengan kamu buat makan siang besok?).
  • Will it rain later today? (Akankah hujan hari ini?).
  • Will she finish her assignment on time? (Akankah dia menyelesaikan tugasnya tepat waktu?).
  • Will you travel Europe next summer? (Akankah kamu pergi ke Eropa musim panas nanti?).
  • Will he cook dinner tonight? (Akankah dia memasak makan malam malam ini?).
  • Will they come to the party tonight? (Akankah mereka datang ke pesta malam ini?).
  • Will he join the soccer team? (Akankah dia bergabung dengan tim sepakbola?).
  • Will you learn a new language? (Akankah kamu belajar bahasa baru?).
  • Will we meet again in the future? (Akankah kita bertemu lagi di masa depan?).
  • Will she take the morning flight? (Akankah dia mengambil penerbangan pagi?).

Contoh-contoh di atas bisa kamu jadikan referensi menerapkan penggunaan simple future tense saat berkomunikasi. Kamu perlu menyesuaikan penggunaannya sesuai konteks situasi dan bentuk kalimat yang diperlukan, baik bentuk positif, negatif, atau kalimat tanya.

Simple future tense bukan hanya bentuk kalimat, tapi juga sarana berkomunikasi dengan mengungkapkan informasi secara lebih jelas. Buat memperdalam pemahaman mengenai simple future tense kamu bisa belajar bersama Jagobahasa dengan metode yang tepat dan pilihan waktu yang fleksibel tanpa mengganggu aktivitas harianmu.

Share:

Tinggalkan Balasan

Logo Jagobahasa Inspira

Kantor Pusat

Jl. Langkat No.99, Pelem, Kec. Pare, Kabupaten Kediri, Jawa Timur 64213.

Individual Program

Elementary School

Pre Teens

© 2024 Jagobahasa. All Rights Reserved PT Kreasi Media Solusindo