Waktu pertama kali saya belajar tentang “preferred” di kelas bahasa Inggris, saya bingung banget. Guru saya bilang “ini past tense dari prefer” tapi juga bisa dipakai sebagai adjective. Saat itu, saya cuma ngangguk-ngangguk sambil dalam hati bertanya-tanya. Setelah bertahun-tahun mengajar dan menulis tentang bahasa Inggris, saya akhirnya paham benar nuansa kata ini dan kapan seharusnya dipakai.
Kalau kamu juga merasa bingung, tenang aja. Saya akan jelaskan “preferred” dengan cara yang benar-benar mudah dipahami, lengkap dengan contoh nyata yang sering kita temukan dalam kehidupan sehari-hari.
Arti Preferred Secara Dasar
Preferred adalah bentuk past tense dan past participle dari kata kerja “prefer”. Dalam bahasa Indonesia, artinya “lebih suka” atau “lebih memilih sesuatu dibanding yang lain”.
Tapi perlu diingat ya, “preferred” ini punya dua peran berbeda:
1. Sebagai Past Tense Verb: Menyatakan tindakan yang sudah terjadi di masa lalu
- Contoh: “I preferred coffee over tea when I was a student” (Saya lebih suka kopi daripada teh saat masih mahasiswa)
2. Sebagai Adjective: Menunjukkan sesuatu yang lebih disukai atau diutamakan
- Contoh: “Do you have a preferred payment method?” (Apakah kamu punya metode pembayaran yang lebih disuka?)
Perbedaan ini penting banget karena mengubah cara kita memahami dan menggunakan kata ini dalam kalimat.
Grammar Rules: Pola Penggunaan Preferred yang Benar
Di sini adalah bagian yang sering bikin orang kebingungan. Saya sudah lihat banyak learner membuat kesalahan sama berulang-ulang, dan sekarang saya akan tunjukkan pola yang benar.
Pattern 1: Prefer + Infinitive (untuk kebiasaan umum)
Struktur ini digunakan untuk menyatakan preferensi umum atau kebiasaan:
Pola: Subject + prefer(s) + to + infinitive
✅ I prefer to drink coffee in the morning
❌ I prefer drinking coffee in the morning (kurang formal, tapi tidak salah)
Contoh lainnya:
- “She prefers to work from home” (Dia lebih suka bekerja dari rumah)
- “Most people prefer to travel on weekends” (Kebanyakan orang lebih suka bepergian di akhir pekan)
Pattern 2: Prefer + Gerund (untuk aktivitas spesifik)
Struktur ini menekankan aktivitas atau pengalaman:
Pola: Subject + prefer(s) + gerund
✅ I prefer working from home over working in office
✅ She prefers reading books to watching movies
Perbedaannya agak halus, tapi secara grammar, keduanya bisa diterima. Preferensi personal saja.
Pattern 3: Prefer X to Y (membandingkan dua pilihan)
Ini adalah pola yang paling jelas karena menunjukkan perbandingan eksplisit:
Pola: Subject + prefer(s) + noun/gerund + to + noun/gerund
✅ I prefer coffee to tea
✅ Many professionals prefer email to phone calls
✅ She prefers swimming to running for exercise
Contoh konteks nyata:
- “Do you prefer tea or coffee?” “I prefer coffee to tea” (Preference jelas)
- “Younger generations prefer TikTok to Facebook” (Generasi muda lebih suka TikTok daripada Facebook)
Pattern 4: Prefer + Noun/Pronoun (pembentukan passive)
Struktur ini biasanya digunakan dalam konteks formal atau passive voice:
Pola: Subject + prefer(s) + noun/gerund
✅ The company prefers candidates with 5 years experience
✅ I prefer quality over quantity
Contoh Penggunaan Preferred dalam Berbagai Konteks
Sekarang mari kita lihat bagaimana “preferred” digunakan dalam situasi nyata. Saya sengaja pilih contoh yang benar-benar sering muncul dalam kehidupan sehari-hari, bukan contoh artificial.
Konteks 1: Pendidikan & Akademis
Dalam dunia akademis, kata ini sangat sering muncul, terutama di syllabus atau persyaratan kursus:
- “The preferred citation style for this course is APA” (Gaya sitasi yang lebih diutamakan untuk kursus ini adalah APA)
- “Do you have a preferred textbook for learning grammar?” (Apakah kamu punya buku teks pilihan untuk belajar grammar?)
- “Professor Johnson prefers essays over multiple-choice exams” (Prof. Johnson lebih suka essay daripada exam pilihan ganda)
- “Students often prefer online classes to in-person lectures” (Siswa sering lebih suka kelas online daripada kuliah langsung)
Konteks 2: Dunia Kerja & Profesional
Di LinkedIn, resume, atau email profesional, kata ini muncul berkali-kali:
- “We are seeking candidates with a preferred background in software development” (Kami mencari kandidat dengan background pilihan di pengembangan software)
- “Her preferred method of communication is email” (Metode komunikasi pilihannya adalah email)
- “The position prefers someone with 3+ years of experience” (Posisi ini lebih memilih seseorang dengan 3+ tahun pengalaman)
- “Remote work is now the preferred arrangement for many companies” (Kerja remote sekarang adalah pengaturan pilihan untuk banyak perusahaan)
Konteks 3: Layanan Pelanggan & Bisnis
Dalam berinteraksi dengan pelanggan, kata ini muncul dalam pertanyaan standar:
- “Is there a preferred time to contact you?” (Apakah ada waktu pilihan untuk kami menghubungimu?)
- “What is your preferred shipping address?” (Apa alamat pengiriman pilihanmu?)
- “We prefer payment via bank transfer” (Kami lebih suka pembayaran via transfer bank)
- “Our preferred partner for logistics is DHL” (Partner logistik pilihan kami adalah DHL)
Konteks 4: Lifestyle & Preferensi Personal
Dalam percakapan casual sehari-hari:
- “I prefer tea to coffee, honestly” (Aku lebih suka teh daripada kopi, jujur aja)
- “What’s your preferred type of cuisine?” (Tipe masakan apa yang kamu lebih suka?)
- “Most Indonesians prefer spicy food” (Kebanyakan orang Indonesia lebih suka makanan pedas)
- “She prefers working out in the morning to evening” (Dia lebih suka olahraga di pagi hari daripada malam)
Konteks 5: Teknologi & Digital
Dalam era digital sekarang, kata ini sering dipakai untuk settings aplikasi:
- “You can set your preferred language in the settings” (Kamu bisa mengatur bahasa pilihan di settings)
- “Enter your preferred username” (Masukkan username pilihan kamu)
- “Many users prefer dark mode to light mode” (Banyak pengguna lebih suka dark mode daripada light mode)
- “What’s your preferred social media platform?” (Platform media sosial mana yang kamu lebih suka?)
Collocations Penting: Frasa yang Sering Dipakai Bersama Preferred
Ini adalah bagian yang sering terlewatkan di artikel lain, tapi menurut saya sangat penting. Collocations adalah frasa yang sering dipakai bersama, dan menguasainya akan membuat bahasa Inggrismu terdengar lebih natural.
Strong + Preferred
Ketika preferensi sangat kuat dan jelas:
- “Strongly preferred qualifications” (Kualifikasi yang sangat diutamakan)
- “A strongly preferred requirement” (Persyaratan yang sangat diutamakan)
Contoh: “While not required, a Master’s degree is strongly preferred for this position.”
Widely / Generally Preferred
Ketika sesuatu dipilih oleh mayoritas orang:
- “Widely preferred method” (Metode yang dipilih secara luas)
- “Generally preferred option” (Opsi yang secara umum dipilih)
Contoh: “Debit cards are widely preferred for online shopping in Indonesia.”
Mutually Preferred
Ketika kedua belah pihak sama-sama menginginkan:
- “Mutually preferred arrangement” (Pengaturan yang saling diinginkan)
- “Mutually preferred outcome” (Hasil yang saling menguntungkan)
Contoh: “Remote work is a mutually preferred solution for both employees and employers.”
Culturally Preferred
Ketika ada preferensi budaya tertentu:
- “Culturally preferred practices” (Praktik yang disukai secara budaya)
- “Culturally preferred wedding traditions” (Tradisi pernikahan yang disukai budaya)
Contoh: “In many Asian cultures, family meals are culturally preferred over eating alone.”
Highly Preferred
Ketika sesuatu sangat diinginkan atau dicari:
- “Highly preferred candidate” (Kandidat yang sangat dicari)
- “Highly preferred destination” (Destinasi yang sangat dicari)
Contoh: “Experienced developers are highly preferred in the tech industry right now.”
Common Mistakes: Kesalahan yang Sering Dilakukan
Dari pengalaman mengajar bertahun-tahun, inilah kesalahan yang paling sering saya lihat. Semoga dengan mengenali kesalahan-kesalahan ini, kamu tidak akan mengulanginya:
Mistake 1: “Prefer… than”
Ini adalah kesalahan paling umum yang saya temui.
❌ I prefer coffee than tea
❌ She prefers reading than watching movies
✅ I prefer coffee to tea
✅ She prefers reading to watching movies
Penjelasan: Setelah “prefer”, kita gunakan “to” bukan “than”. “Than” digunakan dengan comparative adjectives (better, bigger, etc.), bukan dengan “prefer”.
Contoh yang benar:
- “I prefer this book to that movie” (Aku lebih suka buku ini daripada film itu)
- “He prefers sports to video games” (Dia lebih suka olahraga daripada video games)
Mistake 2: Tanpa “to” ketika membandingkan
❌ I prefer coffee coffee over tea (redundant)
❌ Most people prefer staying home (unclear comparison)
✅ Most people prefer staying home to going out
Penjelasan: Kalau kamu membandingkan dua hal, pastikan kedua-duanya jelas disebutkan.
Mistake 3: Menggunakan present tense untuk masa lalu
❌ When I was younger, I prefer ice cream to chocolate
✅ When I was younger, I preferred ice cream to chocolate
Penjelasan: Kalau menceritakan tentang masa lalu, gunakan “preferred” (past tense), bukan “prefer”.
Mistake 4: Salah penggunaan sebagai noun
❌ My prefer is tea (tidak ada noun “prefer”)
✅ My preference is tea
✅ I prefer tea
Penjelasan: “Prefer” adalah verb. Kalau mau noun, gunakan “preference”, bukan “prefer”.
Mistake 5: Mixing patterns yang tidak konsisten
❌ I prefer tea to drinking coffee
✅ I prefer tea to coffee
✅ I prefer drinking tea to drinking coffee
Penjelasan: Pastikan kedua bagian menggunakan bentuk yang sama. Kalau noun-noun, jangan campur dengan gerund.
Sinonim & Perbedaannya: Kapan Pakai Apa
Banyak orang berpikir bahwa sinonim itu bisa dipakai sembarangan, padahal setiap kata punya nuansa yang berbeda. Mari kita lihat perbedaannya:
| Kata | Arti | Penggunaan | Contoh |
|---|---|---|---|
| Prefer | Lebih suka | Formal & informal, umum dipakai | “I prefer coffee” |
| Favor | Mendukung, lebih suka | Lebih formal, sering dalam konteks resmi | “The policy favors small businesses” |
| Choose | Memilih | Lebih neutral, fokus pada tindakan memilih | “She chose the blue one” |
| Select | Memilih (lebih formal) | Formal, sering di konteks teknis/profesional | “Please select your preferred option” |
| Opt for | Memilih untuk | Formal, menunjukkan keputusan deliberate | “They opted for the cheaper option” |
| Go for | Memilih, mengambil | Casual, friendly tone | “I’ll go for the green tea” |
| Like | Suka | Lebih general, tidak selalu membandingkan | “I like ice cream” |
| Love | Sangat suka | Lebih emosional, ekspresi kuat | “I love chocolate” |
Kapan pakai “prefer” dibanding yang lain:
- Prefer lebih spesifik karena menunjukkan perbandingan (prefer X to Y)
- Prefer lebih netral dibanding love (tidak semata emosi)
- Prefer lebih casual dibanding favor (yang lebih official)
Contoh penggunaan yang berbeda:
- “I prefer tea” (netral, menunjukkan pilihan)
- “I love tea” (emosional, menunjukkan passion)
- “I like tea” (general, bisa suka atau tidak suka)
- “I favor this approach” (formal, menunjukkan support resmi)
25+ Contoh Kalimat Preferred Lengkap
Di sini saya kumpulkan contoh-contoh yang benar-benar bermanfaat dan bisa kamu gunakan atau adaptasi untuk situasi kamu sendiri:
Contoh Kalimat Sederhana
-
“I prefer working alone to working in groups” – Aku lebih suka bekerja sendiri daripada bekerja dalam kelompok
-
“She preferred staying home to going out last night” – Dia lebih suka tetap di rumah daripada keluar semalam tadi
-
“Do you prefer tea or coffee?” – Apa kamu lebih suka teh atau kopi?
-
“Most people prefer summer to winter” – Kebanyakan orang lebih suka musim panas daripada musim dingin
-
“The cat prefers sleeping on soft surfaces” – Kucing itu lebih suka tidur di permukaan yang empuk
Contoh Kalimat Formal & Profesional
-
“Candidates with a Master’s degree are preferred” – Kandidat dengan gelar Master lebih diutamakan
-
“What is your preferred method of contact?” – Apa metode kontak pilihan Anda?
-
“The preferred format for the report is PDF” – Format pilihan untuk laporan adalah PDF
-
“Payment via credit card is our preferred option” – Pembayaran via kartu kredit adalah opsi pilihan kami
-
“Experience in project management is preferred but not required” – Pengalaman dalam project management lebih diutamakan tapi tidak wajib
Contoh Kalimat Pendidikan
-
“In this course, we prefer essays over multiple-choice questions” – Dalam kursus ini, kami lebih suka essay daripada pertanyaan pilihan ganda
-
“Students often prefer learning through videos to reading textbooks” – Siswa sering lebih suka belajar lewat video daripada membaca textbook
-
“The professor prefers students raise their hands before speaking” – Profesor lebih suka siswa mengangkat tangan sebelum berbicara
-
“Different learners prefer different learning styles” – Pelajar yang berbeda lebih suka gaya belajar yang berbeda
-
“This university prefers well-rounded students with various skills” – Universitas ini lebih menyukai siswa yang well-rounded dengan berbagai skill
Contoh Kalimat Teknologi & Digital
-
“You can set your preferred language in the settings menu” – Kamu bisa mengatur bahasa pilihan di menu settings
-
“Most smartphone users prefer Android to iOS, or vice versa” – Kebanyakan pengguna smartphone lebih suka Android daripada iOS, atau sebaliknya
-
“Dark mode is now the preferred choice for night browsing” – Dark mode sekarang adalah pilihan utama untuk browsing malam hari
-
“Enter your preferred email address for notifications” – Masukkan alamat email pilihan Anda untuk notifikasi
-
“Many developers prefer Python to JavaScript for data science” – Banyak developer lebih suka Python daripada JavaScript untuk data science
Contoh Kalimat Lifestyle & Hobi
-
“I prefer hiking in the mountains to hiking on the beach” – Aku lebih suka mendaki di gunung daripada mendaki di pantai
-
“She prefers documentary films to action movies” – Dia lebih suka film dokumenter daripada film action
-
“Most Indonesians prefer hot beverages to cold drinks in the morning” – Kebanyakan orang Indonesia lebih suka minuman panas daripada minuman dingin di pagi hari
-
“Young people nowadays prefer digital payment methods” – Anak muda sekarang lebih suka metode pembayaran digital
-
“Dogs prefer playing fetch to taking walks” – Anjing lebih suka main fetch daripada jalan-jalan
FAQ: Pertanyaan yang Sering Ditanyakan
Berdasarkan pertanyaan yang sering saya terima dari students, berikut ini adalah FAQ yang paling relevan:
Q: Apakah “prefer” dan “preferred” sama saja?
A: Tidak, ada perbedaan signifikan:
- Prefer = present tense verb (keadaan sekarang)
- Preferred = past tense verb atau adjective
Contoh:
- “I prefer coffee” (sekarang, kebiasaan)
- “I preferred tea when I was a student” (masa lalu)
- “Is coffee your preferred drink?” (adjective, habitual preference)
Q: Kapan harus pakai “prefer” dan kapan “preference”?
A: Tergantung fungsinya:
Prefer = kata kerja (verb) → diikuti object/infinitive
- “I prefer tea” ✅
Preference = kata benda (noun) → bisa berdiri sendiri
- “My preference is tea” ✅
- “What’s your preference?” ✅
Q: Apakah “prefer to do” dan “prefer doing” punya perbedaan?
A: Secara grammar, keduanya diterima, tapi ada nuansa:
Prefer to do = lebih formal, penekanan pada keputusan
- “I prefer to work from home”
Prefer doing = lebih casual, penekanan pada aktivitas
- “I prefer working from home”
Dalam praktik sehari-hari, keduanya bisa dipakai.
Q: Bolehkah saya pakai “prefer” untuk menceritakan masa lalu?
A: Tidak, untuk masa lalu gunakan “preferred”:
- ✅ “When I was young, I preferred playing outside”
- ❌ “When I was young, I prefer playing outside”
“Over” lebih casual, sementara “to” lebih formal/academic. Keduanya benar.
Q: Bolehkah “preferred” digunakan sebagai adjective?
A: Tentu saja, dan ini sangat umum:
- “What is your preferred payment method?” (preferred di sini adalah adjective)
- “The preferred candidate has 5 years experience”
- “This is the preferred route to the airport”
Setelah membaca artikel ini, semoga kamu sudah memahami “preferred” dengan jauh lebih baik daripada sebelumnya. Yang terpenting untuk diingat adalah:
- “Preferred” adalah verb dan adjective – fungsinya bisa berbeda tergantung konteks
- Gunakan “to” untuk perbandingan, bukan “than”
- Perhatikan tenses – past tense pakai “preferred”, present pakai “prefer”
- Collocations penting – “strongly preferred”, “widely preferred”, dll akan membuat bahasa Inggrismu lebih natural
- Konteks menentukan penggunaan – formal, casual, profesional, semuanya punya cara berbeda
Semua contoh yang saya berikan di artikel ini adalah contoh nyata yang bisa kamu jumpai sehari-hari. Jangan hanya hapal, tapi coba gunakan dalam kalimat mu sendiri. Semakin sering kamu pakai, semakin natural penggunaan kata ini dalam bahasa Inggrismu.
Baca juga Perbedaan This dan These: Panduan Lengkap yang Bikin Kamu Akhirnya Paham!
Kalau ada pertanyaan atau ada kasus yang nggak jelas, jangan sungkan untuk tanya, bisa langsung dm mimin aja di sosial media Jagobahasa. Bahasa itu hidup, dan setiap orang belajar dari pengalaman.
Jika kamu ingin meningkatkan kemampuan bahasa Inggrismu, tim Jagobahasa siap membantumu. Segera daftarkan dirimu di sini!